'The Royal Wedding' Serasa di Negeri Dongeng

Jakarta - Ungkapan kecintaan rakyat Inggris dalam menyambut pesta pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton sungguh luar biasa. Terlebih, pernikahan kerajaan Inggris kali ini diklaim sebagai pernikahan serasa di negeri dongeng.
Banyak kalangan memperkirakan pernikahan William-Kate Middleton atau yang disebut royal wedding itu mengulang momen serupa pada 29 Juli 1981, ketika Pangeran Charles menikahi Putri Diana bahkan dinilai lebih spektakuler.
Artis cantik Julia Estelle misalnya, menganggap kemegahan pernikahan Pangeran William-Kate Middleton seperti sebuah dongeng. Baginya, pernikahan seperti William dan Kate hanya sebuah mimpi. "Aku rasa ini pernikahan yang sangat fairytail sekali. Ini Pangeran William dengan Kate yang sangat cantik," ujar Julie
Ungkapan dongeng dari Julie Estelle beralasan karena terdengar sangat mewah. "Sejak beberapa bulan lalu, ini jadi berita yang sudah digembar-gemborkan di seluruh dunia," tutur Julie.
"Itu menggambarkan betapa wedding ini sangat besar di mata dunia. Aku rasa memang ini akan jadi penikahan yang sangat besar dan sangat dinanti-nanti," imbuhnya.
Nah, intip fakta seputar hebohnya pernikahan William dan Kate :
Biaya pernikahan yang fantastis
Seperti dilansir Daily Mail biaya pernikahan William-Kate paling mahal dalam sejarah Inggris, menghabiskan 20 juta poundsterling (Rp284,99 miliar).
Sedangkan Globe and Mail malah memprediksi biaya yang harus dikeluarkan untuk pernikahan itu mencapai USD78 juta (Rp673,14 miliar). Pernikahan itu bukan hanya dinikmati keluarga kerajaan, tetapi juga oleh masyarakat Inggris. Meski biaya sangat besar, masyarakat Inggris sepertinya akan ikut dalam gegap gempita kegembiraan pesta kerajaan itu.
Pernikahan ini diperkirakan akan membawa pemasukan 100 juta poundsterling (Rp1,4 triliun) bagi Inggris, hanya dari akomodasi wisatawan, wartawan, maupun tamu keluarga kerajaan negara sahabat.
Tempat dan undangan kelas atas
Dibangun lebih dari 1.000 tahun lalu, Wesminster Abbey telah menjadi tempat berlangsungnya 38 penobatan tahta Kerajaan Inggris secara berturut-turut sejak William Sang Penakluk diangkat menjadi Raja Inggris pada 1066, arsitektur bergaya gothik, berhiaskan lukisan-lukisan bersejarah, kaca patri indah, manuskrip, buku dan artefak-artefak berharga lainnya.
Wesminster Abbey memiliki daya tampung kurang lebih 3.000 tamu. Pada 29 April nanti, jumlah fantastis tersebut akan terasa sangat sedikit untuk kerajaan sebesar Kerajaan Inggris. Selanjutnya, akan sangat menarik untuk mengamati siapa saja bangsawan dan aristokrat Inggris yang diundang secara resmi untuk acara ini.
Aksesoris Kate Middleton
Ketika kita sebisa mungkin menekan anggaran pesta dengan memakai gaun-gaun warisan orangtua, atau tiara imitasi, calon Princess of Wales ini akan didandani dengan pernak-pernik terbaik idaman setiap wanita.
Desainer yang telah khusus merancang satu-satunya gaun pengantin untuk Kate dan menyesuaikannya dengan selera fashion khas Kate yang kerap dipuji berbagai kalangan. Selain itu, Kate akan mengenakan tiara yang dipakai oleh para Ratu Inggris dalam pernikahannya secara turun-temurun.
Pangeran William & Kate Middleton Bulan Madu di Great Barrier Reef

Prince William dan Kate Middleton (Getty ImagesAccess Hollywood)
Pangeran William dan Kate Middleton, atau Catherine -- nama yang akan dipakainya setelah menikah -- akan menuju ke pulau kadal (Lizard Island), di Great Barrier Reef, Australia, untuk bulan madu mereka, seperti yang dilaporkan Sunday Mirror.
Ayah William, Pangeran Charles, juga pernah menghabiskan waktu di sana sebelum menikah.
Bukan hanya mereka, beberapa artis papan atas juga pernah menghabiskan waktu di pulau yang kesohor karena keindahan laut dan terumbu karangnya. Sebut saja Madonna , Charlize Theron, Teri Hatcher, Kate Hudson dan Tiger Woods .
Baru-baru ini ketika William mengunjungi pulau itu, menyampaikan kalau dirinya kemungkinan akan kembali ke pulau itu setelah pernikahannya.
"Aku selalu ingin menyelam di Great Barrier Reef," kata William kepada masyarakat Cairns -- sebuah kota di Far North Queensland, Australia. "Aku harus kembali kesini -- mungkin kami akan berbulan madu di Cairns."
Pangeran William Harus Gantikan Ratu

LONDON, KOMPAS.com — Lebih dari separuh orang Inggris berpendapat Pangeran William yang harus menjadi raja bangsa itu berikutnya, demikian hasil sebuah jajak pendapat yang dilansir Telegraph, Senin (11/4/2011). Masih menurut jajak pendapat itu, satu dari tiga orang Inggris ingin agar Ratu Elizabeth mengundurkan diri dalam dua tahun ke depan.
Pangeran William akan menikah dengan Kate Middleton pada 29 April ini. Survei Panelbase terhadap hampir 2.000 orang dewasa, yang dilakukan untuk Sunday Times pada Selasa hingga Kamis pekan lalu, menemukan bahwa 59 persen orang yang mendukung tradisi kerajaan melihat William, bukan Prince of Wales, yang mestinya naik takhta. Sisanya, 41 persen, mengatakan mereka ingin Pangeran Charles yang menjadi raja.
Pangeran William memperoleh dukungan kuat di kalangan wanita muda, dengan 78 persen dari mereka yang dalam kategori usia 18-34 tahun mengatakan, mereka ingin William untuk menggantikan Ratu Elizabeth.
Panelbase juga menemukan bahwa 33 persen orang dewasa Inggris ingin Ratu Elizabeth menyerahkan takhta dalam waktu dua tahun. Sejumlah 42 persen anak muda dan 39 persen wanita muda berpendapat, Ratu harus turun dari takhta.
Dalam sebuah survei terpisah, dukungan untuk Pangeran William agar segera naik takhta bahkan lebih tinggi di antara orang-orang di Skotlandia, mencapai 61 persen, dengan hanya 39 persen yang ingin agar Pangeran Charles menjadi raja berikutnya.
Managing Director Panelbase Ivor Knox mengatakan, "Ada beberapa tanda sebuah efek dongeng, dengan lebih dari tiga perempat perempuan muda ingin pasangan yang akan menjadi pengantin baru itu menjadi raja dan ratu berikutnya. Mungkin yang lebih mengejutkan, dukungan untuk Charles hanya sedikit di atas 50 persen bahkan di antara orang yang berusia di atas 55 tahun, meskipun kelompok usia ini juga paling menentang penurunan Ratu dari takhta lebih awal, dengan hampir 80 persen dari mereka ingin agar Ratu tetap berada di takhtanya."
Sumber:
- http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1466272/the-royal-wedding-serasa-di-negeri-dongeng
- http://id.omg.yahoo.com/news/pangeran-william-kate-middleton-bulan-madu-di-great-barrier-reef-ryx5-61349.html
- http://internasional.kompas.com/read/2011/04/11/15382311/Pangeran.William.Harus.Gantikan.Ratu