Pages

Minggu, 17 April 2011

Eksplosif, Serangan Ulat Grayak di Magelang

Ahir2 ini banyak berita tentang ulat bulu.... ini saya tampilkan beberapa berita tentang hama ulat bulu. 

K11-11 Warga sedang membersihkan ulat bulu Grayak yang mulai menyerang Magelang Jawa Tengah.



MAGELANG, Serangan ulat bulu kian meluas. Kali ini warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, juga dibuat resah akibat hama tanaman ini. Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Magelang mencatat serangan ulat bulu itu telah merambah di enam Kecamatan dari 21 Kecataman yang ada. Yaitu, Kecamatan Sawangan, Mungkid, Kaliangkrik, Muntilan, Ngluwar, dan Bandongan.
"Kami akan terus memantau dan melakukan gerakan pengendalian secara terus-menerus sampai populasi ulat turun," ujar Ir Soekam Purwadi, Penyuluh Khusus Agronomi Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Magelang, Sabtu (26/4/2011) kemarin.
Selain ulat bulu, menurut Soekam, di wilayah ini hama ulat yang paling eksplosif menyerang adalah jenis ulat grayak (dulu disebut ulat tentara-Spodoptera litura). Ulat ini merupakan jenis ulat yang memakan semua jenis tanaman. "Setiap jenis ulat memiliki spesifikasi sendiri dan semuanya hampir tidak mau menyerang tanaman lain, kecuali ulat grayak yang memakan apa saja," kata Soekam.
Ulat jenis lain yang banyak ditemukan adalah ulat kobis (Crocidolomia binotalis), ulat penggerek polong kedelai (Etiella zinkinella), atau ulat artona yang menyerang tanaman kelapa. Pihaknya mengaku terus melakukan langkah antisipasi seperti penyemprotan menggunakan insektisida khusus untuk ulat-ulat kecil yang belum keluar bulunya.
"Kalau yang sudah keluar bulunya, kami kumpulkan lalu dibakar. Langkah ketiga adalah melakukan penyuntikan pohon yang terkena menggunakan obat-obatan tertentu," terangnya.
sumber:http://regional.kompas.com

Rabu, 13 April 2011

Pesawat Ulang Alik NASA Akan Dimuseumkan

NASA Pesawat ulang alik Discovery
KOMPAS.com — Tanggal 12 April 2011 ternyata tak cuma menjadi peringatan bagi 50 tahun penerbangan Yuri Gagarin. Untuk NASA, hari tersebut juga bersejarah karena bertepatan dengan peringatan 30 tahun penerbangan pesawat ulang alik.
Pada 12 April 1981, NASA meluncurkan Columbia. Sejak saat itu, 130 penerbangan telah dilakukan menggunakan beberapa pesawat ulang alik, yaitu Columbia, Challenger, Discovery, Atlantis, dan Endeavour. Lebih dari 350 orang berhasil dibawa dalam misi tersebut dengan total jarak tempuh melebihi jarak Bumi-Jupiter.
Setelah 30 tahun penerbangan, pesawat ulang alik akan menjadi kenangan. NASA memutuskan untuk memensiunkan dan menaruh pesawat ulang alik di museum. Kemarin, administrator NASA mengumumkan beberapa museum yang menjadi tempat pemberhentian akhir dan permanen pesawat ulang alik itu.
Pesawat ulang alik Discovery, yang baru saja pensiun setelah menuntaskan misi ke-39 dan terakhirnya pada Maret lalu, akan dimuseumkan di Smithsonian National Air and Space Museum, tepatnya di Steven F Udvar-Hazy Center, dekat Dulles International Airport, Virginia, dekat Washington DC.
Sementara itu, Endeavour yang akan meluncur untuk terakhir kalinya pada bulan ini nantinya akan ditempatkan di California Sceince Center, Los Angeles. "Tempat itu terletak hanya beberapa kilometer dari Rockwell, tempat pesawat ulang alik itu dikembangkan dan dikonstruksi," kata Bolden.
Pesawat ulang alik lainnya, Atlantis, akan ditaruh di kompleks pengunjung Kennedy Space Center di Florida. Atlantis akan menyelesaikan misi terakhirnya pada Juni nanti. Atlantis nantinya akan menyelesaikan misi ke-135 sejak misi pertamanya tahun 1985.
Adapun Enterprise akan dipindahkan. Ia adalah pesawat ulang alik pertama yang dikonstruksi dan telah dipamerkan di Smithsonian National Air and Space Museum Steven F Udvar-Hazy Center, Virginia, sejak 2003. Nantinya, Enterprise akan disimpan di Intrepid Sea, Air & Space Museum di New York.
Sementara itu, seperti sudah diketahui, Challenger mengalami kecelakaan pada Selasa, 28 Januari 1986, pukul 11.38 pagi saat lepas landas. Pesawat ulang alik itu meledak sekitar 73 detik setelah mengudara di atas pesisir Florida, Samudra Atlantik, mengakibatkan tujuh awak tewas.
Columbia juga hancur berkeping-keping karena meledak pada 1 Februari 2003, sesaat sebelum mengakhiri misi kali ke-28, STS-107. Pesawat ulang alik itu terbakar di atas langit Texas saat memasuki atmosfer Bumi akibat lepasnya lapisan penahan panas di tubuhnya. Dalam kecelakaan itu, tujuh awaknya tewas.
Pengumuman NASA tersebut dibuat setelah 3 tahun sejak NASA mengatakan akan memensiunkan pesawat ulang aliknya. Salah satu tujuan dari menyimpan pesawat-pesawat ini di museum adalah kepentingan pendidikan. Tiap museum memerlukan lebih kurang 28,8 juta dollar AS untuk biaya pengiriman dan biaya memulai pameran.
Sumber :
http://sains.kompas.com/read/2011/04/13/13020562/Pesawat.UlangAlik.NASA.Siap.Dimuseumkan